,

Tolak Pemakaman Jenazah, Lima Warga Diamankan Polres Gowa

oleh -765 views

GOWA|KAREBANEWS.com- Lima orang warga diamankan Polres Gowa yang memblokade jalan serta membakar ban didepan pintu masuk pemakaman, di jalan Teratai Indah Macanda, Kelurahan Romang Polong Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Blokade jalan dan pembakaran ban ditenggarai penolakan warga atas pemakaman jenazah korban yang diduga terjangkit virus corona. Mengantisipasi hal tersebut jajaran Polres Gowa, Kodim 1409 Gowa beserta Satpol PP melakukan pengamanan ketat, Kamis (02/04/20).

Diketahui penentuan lokasi pemakaman jenazah tersebut di lahan Pemprov Sulsel berdasarkan keputusan bersama Forkopimda Sulsel.

Namun warga yang tak menerima hal itu melakukan blokade jalan, membakar ban dan memasang beberapa batang kayu di tengah jalan serta didepan pintu masuk lokasi pemakaman.

Melihat hal itu, Kapolres Gowa memberikan edukasi dan himbauan agar warga segera membubarkan diri. Namun hal itu tidak dihiraukan, selanjutnya anggota melakukan pembubaran lalu menyingkirkan blokade.

Untuk mengantisipasi aksi lanjutan, AKBP. Boy memerintahkan anggota Polres Gowa untuk melakukan penjagaan dan mendatangkan personil lainnya. Namun warga kembali melakukan aksi yang sama.

Demi menjaga Kamtibmas di kabupaten Gowa tetap aman dan kondusif selanjutnya Kapolres Gowa AKBP Boy Somola didampingi Dandim 1409 Gowa memimpin melakukan pembubaran massa.

Sebelum upaya paksa dilakukan tampak Kapolres Gowa dengan tegas memberi himbaun agar warga segera membubarkan diri namun hal itu tidak diindahkan.

Kapolres Gowa bersama Dandim 1409, dan sejumlah anggota kemudian melakukan upaya paksa membubarkan massa lalu mengamankan seorang provokator serta empat warga lainnya.

“Kami harus melakukan tindakan tegas terhadap warga yang tetap menolak dilakukannya pemakaman, karena Negara Kesatuan Republik Indonesia ini adalah milik kita semua dan bagi siapapun yang akan dimakamkan di negara ini memiliki hak yang sama dengan kita,” tegas Kapolres Gowa AKBP Boy Samola

“Kembali saya himbau kepada seluruh warga Gowa untuk tidak melakukan aksi penolakan apalagi melakukan perlawanan terhadap petugas saat melaksanakan tugas karena saya tidak akan segan segan melakukan tindakan hukum,”pungkasnya.

(One)

Tinggalkan Balasan