Tekan Harga Bawang Putih, Pemerintah Lakukan Impor 11.000 Ton

oleh -28 views

JAKARTA|KAREBANEWS.com- Pemerintah Indonesia berusaha menekan harga Bawang Putih dengan melakukan Impor 11.000 ton.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah mengeluarkan izin impor 150.000 ton bawang putih. Saat ini menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto saat ini sudah masuk 11.000 ton.

“Kemendag telah menyetujui impor bawang putih sekitar 150 ribu ton dan sudah terealisir sampai 9 Maret kemarin. Menurut pantauan kami sudah masuk 11 ribu ton,” ucapnya dalam telekonferensi melalui saluran YouTube BNPB, Rabu (25/03/20).

Langkah ini di tempuh karena belakangan bawang putih mengalami kenaikan harga cukup tinggi. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo segala hal yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat harus di tempuh oleh masing-masing kementerian.

“Pemerintah dalam hal ini memberikan relaksasi impor untuk komoditi bawang putih dan bawang bombay yang harganya juga terpantau mahal,” tambahnya.

Sementara itu beberapa waktu lalu Menteri Perdagangan Agus Suparmanto sudah mengumumkan untuk membebaskan pengajuan izin impor.

Pembebasan ini artinya pengusaha tidak perlu mengajukan surat perizinan impor (SPI) atas komoditas bawang putih dan bawang bombay juga tak perlu mengajukan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) kepada Kementerian Pertanian.

Pembesar ini akan di undangkan hati ini dan mulai berlaku besok sampai 31 Mei 2020.

“Tidak perlu lagi persetujuan impor, ini sudah jelas yang biasanya perlu SPI, dimana SPI membutuhkan RIPH. Nah RIPH ini juga tidak perlu lagi,” ungkap Agus dalam Telekonferensi harga dan ketersediaan bahan pokok, Rabu (18/03/20).

(One) 

Tinggalkan Balasan