Perkelahian Berujung Maut, Keluarga Tersangka Didampingi Kuasa Hukum Gelar Konferensi Pers

oleh -262 views

KAREBANEWS – Terkait peristiwa perkelahian yang terjadi pada tanggal 28 November 2020 lalu di jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, keluarga para tersangka mengadakan Konferensi Pers, di warung kopi D’Cappo, Senin (07/12/2020).

Dalam Konferensi Pers tersebut, keluarga tersangka yang didampingi Kuasa Hukumnya menjelaskan tentang pemberitaan di beberapa media Online terkait peristiwa perkelahian yang terjadi pada 28 November 2020 lalu.

Sehubungan dengan itu, pihak Keluarga para tersangka merasa penting menyampaikan hal-hal sebagai berikut khususnya berkaitan dengan pencarian Attar.

Sesungguhnya sebelum Attar di DPO -kan, atau setidak-setidaknya sejak ia menghilang dari rumah pasca peristiwa itu, pihak keluarga secara terus menerus melakukan pencarian terhadapnya.

Hingga pada akhirnya, hari Minggu tanggal 6 Desember 2020 pukul 14:00 Wita, setelah memastikan informasi mengenai keberadaan Attar, keluarga langsung menjemput dan mengantar Attar ke Mapolres Kota Palopo.

Hal ini semata guna mensupport aparat kepolisian dalam menangani perkara ini.

Tentunya dengan harapan bahwa segala fakta akan jadi terang benderang hingga siapapun yang terlibat didalamnya, wajib bertanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing.

Apalagi dalam peristiwa itu, selain merenggut nyawa Dullah juga mengakibatkan luka pada diri tersangka Ipung, yang dimana luka tersebut nyaris merenggut nyawanya.

Selain Mensupport, keluargapun sangat mengapresiasi kinerja aparat Kepolisian Resort Kota Palopo yang tiada kenal lelah menjaga keamanan dan ketertiban disekitar kawasan tempat peristiwa terjadi.

Sangat disadari pula bahwa niscaya terdapat kesedihan mendalam dari keluarga Dullah, karena itu dari lubuk hati yang paling dalam kami ucapkan turut berduka cita, semoga Almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta keikhlasan.

Kesedihan adalah hal yang manusiawi, dan tentu pula kami berharap kepada warga Kota Palopo untuk memahami posisi kami yang sangat sulit. Sebab anak, ponakan, cucu dan suami dari keluarga para tersangka, mengalami trauma atas peristiwa tersebut. Terlebih lagi Ipung menderita luka yang nyaris merenggut nyawa

Akhir kata, kami tentu sangat berharap kiranya media cetak maupun online berkenan melakukan peran edukatifnya, dengan cara melakukan pemberitaan yang berimbang terkait peristiwa perkelahian itu.

Olehnya itu rilis ini diajukan secara tertulis. Terima Kasih untuk semua ini tutup Rustam Adjeng Keluarga Tersangka.

Sementara itu M Akbar, SH selaku tim Kuasa Hukum dari Kantor Syarifuddin Djalal & Rekan,mengatakan mereka akan menghormati setiap proses hukum dari pihak kepolisian, sehingga peristiwa menjadi terang benderang.

“Kami hanya mendorong penegak kan hukum sehingga peristiwa yang terjadi menjadi terang benderang dan kami menghormati proses yang dilakukan pihak Kepolisian serta mengajak warga kota palopo untuk mensupport pengusutan secara lebih tuntas,” pungkas Akbar.

**Sumber : Pers Release Keluarga Tersangka dan Kuasa Hukum*

Tinggalkan Balasan