Pelatih Nene Mallomo FC Protes Keputusan Wasit Terkait Kartu Merah

oleh -109 views

PALOPO|KAREBANEWS.com – Laga leg kedua Liga 3 zona sulawesi yang mempertemukan Gaspa 1958 dan Nene Mallomo FC di Stadion Lagaligo,Senin (2/11) diwarnai keributan.

Dalam posisi tertinggal dengan skor 2-1, Nene Mallomo FC terus menekan barisan pertahanan Gaspa yang digalang Sugiono.

Tensi pertandingan yang tinggi, membuat pemain kedua tim tidak dapat mengontrol emosi. Disisa 30 menit babak kedua, perebutan bola pemain kedua kesebelasan memicu pertikaian.

Aksi saling dorong tak dapat di hindarkan. Pemain kedua kesebelasan menghampiri dan berusaha melerai pertikaian.

Hamdi wasit asal kabupaten Paser memberikan hadiah kartu pada kedua pemain. Kartu kuning untuk pemain Gaspa dan Merah untuk pemain Nene Mallomo FC Sidrap.

Tak terima rekannya di kartu merah, pemain Nene Mallomo FC, melayangkan protes keras sambil berteriak.

Bahkan beberapa pemain terlihat mengerumuni wasit serta mendorongnya. Namun sang pengadil tetap kokoh pada keputusannya.

Suasana yang mulai memanas membuat aparat kepolisian Polres Palopo turun tangan, untuk meredam emosi pemain dan official Nene Mallomo FC.

Protes keras juga datang dari sang pelatih di pinggir lapangan dan memberikan instruksi kepada pemainnya untuk menghentikan laga.

“Tidak usah lanjutkan pertandingan, keputusan wasit merugikan kita,” Teriak sang pelatih dari pinggir lapangan.

Wasit kemudian memanggil kapten kedua kesebelasan,untuk memberikan penjelasan terkait keputusannya mengeluarkan kartu merah.

Setelah mendapatkan penjelasan sang wasit, Nene Mallomo FC akhirnya kembali melanjutkan permainan, setelah terhenti selama kurang lebih 20 menit.

Hingga babak kedua usai, tak ada gol yang tercipta. Gaspa 1958 lolos ke Liga 3 Nasional dengan agregat 4-2.

(One)

Tinggalkan Balasan