Mendulang Rejeki Lewat Kerajinan Tangan Topi Palo

oleh -268 views

PALOPO|KAREBANEWS.com- Rejeki bisa datang dari mana saja, bagi mereka yang mau berusaha dan berjuang tak kenal lelah.

Seperti yang dilakukan salah seorang warga di Kel. Mancani, Kec. Telluwanua, Palopo, Sulawesi – Selatan, saat ditemui wartawan karebanews.com di kediamannya.

Jahra yang kini berusia sekitar 60 tahun, mengaku telah menekuni kerajinan tangan topi Palo sejak lama.

“Ini adalah kerajinan tangan turun temurun, saya belajar dari orang tua sejak kecil, dan sampai saat ini masih terus ditekuni,” Terang Jahra, Selasa (21/1/20).

Topi Palo merupakan kerajinan tangan tradisional, yang hingga saat ini masih bertahan di era teknologi moderen.

Kerajinan ini terbuat dari bahan utama daun Nipah. Selain itu terdapat pula tali rapiah, jarum untuk menjahit serta kulit pelepah pohon sagu.

Untuk mendapatkan bahan utama, bukanlah perkara yang muda. Tanaman yang hidup di area rawa ini mulai jarang di temukan.

“Sekarang daun nipah susah didapatkan, biasanya kita ambil di empang. Jadi untuk memperolehnya kita beli,” Tutur Jahra.

Setelah daun Nipah diperoleh, dilakukan proses penjemuran selama 3 hari agar daun gampang dibentuk dan tahan lama.

Pembuatan topi Palo ini di geluti Jahra tiap harinya dan dijadikan sebagai sumber mata pencaharian.

“Sehari bisa selesai 8 topi dan ini sudah menjadi kegiatan sehari-hari,”Ungkapnya.

Dari segi pangsa pasar, topi Palo masih cukup diminati masyarakat. Terkadang Jahra menerima pesanan hingga 100 unit.

“Jika dipesan dalam jumlah banyak harganya 8.000 rupiah, tapi jika dibeli satuan dipatok 15.000 rupiah,” Terang Jahra.

Selain melayani pesanan konsumen, Jahra mengaku telah memiliki pedagang tetap yang memasarkan hasil kerjanya. Selain itu, Topi Palo sudah pernah di pamerkan di Bali dan Makassar.

(One) 

Tinggalkan Balasan