,

Komisi X DPR RI Sarankan Pemerintah Hapus Ujian Nasional Tingkat SMP dan SMA

oleh -70 views

BANDUNG|KAREBANEWS.com- Ketua Komisi X DPR RI menyarankan pemerintah untuk meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA/MA dan SMP/Mts tahun ini.

Syaiful Huda mengatakan, langkah ini di lakukan demi melindungi peserta didik dan mencegah penyebaran virus Corona.

“Kami mendesak pemerintah menghapus pelaksanaan UN tahun ini karena wabah Corona kian meluas. Ada ratusan hingga jutaan siswa yang terancam terpapar virus ini jika kita memaksakan pelaksanaan UN tetap dilakukan,” kata Syaiful Huda dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/03/20).

Huda menjelaskan sesuai jadwal UN akan dilaksanakan pekan depan. UN tingkat SMA/MA digelar tanggal 30 Maret-2 April 2020, sementara SMP/Mts mulai tanggal 20 April-23 April 2020.

“kami sangat berharap agar kondisi penyebaran wabah corona dipertimbangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sehingga ada baiknya untuk menghindari bahaya lebih besar, maka UN tingkat SMA/MA dan SMP/Mts dihapus saja,” tuturnya.

Huda mengatakan sesuai dengan semangat merdeka belajar, UN tidak lagi menjadi parameter utama untuk menilai kemampuan akademisi para siswa. UN hanya menjadi alat untuk memetakan kemampuan akademik siswa.

“Selain itu UN juga tidak lagi menjadi penentu masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian tidak ada lagi alasan yang menguatkan pelaksanaan UN SMA/MA dan SMP/Mts di tengah meluasnya wabah mematikan ini,” jelasnya.

Politikus PKB ini menilai pelaksanaan ujian nasional cukup diganti dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Nantinya pelaksanaan USBN diserahkan kepada masing-masing sekolah sesuai dengan kondisi dan perkembangan penanganan wabah covid-19.

“Ini juga momentum untuk menyerahkan pelaksanaan ujian peserta didik tingkat menengah kepada sekolah sebagai satuan pendidikan. Nantinya soal ujian dibuat oleh guru mata pelajaran dengan memperhatikan muatan kurikulum dan standar kompetensi lulusan di sekolah,” pungkas Ketua Komisi X DPR RI.

(One) 

Tinggalkan Balasan