HMPS Manajemen Pendidikan Islam IAIN Gelar Webinar Nasional

oleh -159 views

KAREBANEWS- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Pendidikan Islam IAIN Palopo, menggelar Webinar Nasional dengan tema “Peluang dan Tantangan Sarjana MPI di Era Revolusi Industri 5.0”, pada hari Ahad (15/11/2020) dengan menggunakan aplikasi zoom.

Webinar nasional tersebut dibuka oleh Hj. Nursaeni, S.Ag., M.Pd. selaku Ketua Prodi MPI IAIN Palopo dan menghadirkan Dr. Sri Rahmi, M.A (Ketua umum Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Indonesia).

Chindi Fatikasari selaku Ketua Panitia mengungkapkan, bahwa tujuan dari Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh HMPS MPI, adalah untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sarjana MPI untuk menghadapi Era Revolusi Industri 5.0.

“Alhamdulillah, peserta yang ikut pada Webinar Nasional ini sangat banyak. Kami mencatat ada 170 orang peserta yang berasal dari seluruh Indonesia yang mendaftar,” ungkap Chindi.

Hj. Nursaeni, S.Ag., M.Pd. selaku Ketua Prodi MPI dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan menyatakan rasa bangga atas terselenggaranya webinar nasional yang dilaksanakan oleh HMPS MPI.

“Tentu saja kita berharap, dengan terselenggaranya webinar ini bisa memberi manfaat kepada semua peserta yang hadir,” jelas Hj. Nursaeni.

Adapun Dr. Sri Rahmi, M.A. selaku narasumber menjelaskan, bahwa tantangan dalam era revolusi industri yaitu kecanggihan teknologi, namun bukan berarti itu akan menggeser manusia sepenuhnya karena manusia memiliki akal untuk kreatif, fleksibel dan beradaptasi dengan perubahan yang akan datang.

“Rejeki sudah tertakar dan jodoh tak akan tertukar. Jangan panik menghadapi masa depan, tapi teruslah berproses untuk menggapai masa depan. Jika anda tdk dapat melakukan hal-hal besar maka lakukan lah hal-hal kecil untuk menjadi luar biasa, ” tutup Dr. Sri Rahmi.

Sementara itu Irwan Sahril selaku PJs Ketua HMPS MPI dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan Webinar Nasional terlaksana dengan baik.

Pada sambutan itu pula, Irwan menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini ada hal-hal yang kurang berkenan.

(**)

Tinggalkan Balasan