Hadiri Kegiatan Gerakan Menutup Aurat, RMB Ajak Masyarakat Lakukan Kegiatan Positif

oleh -175 views

PALOPO|KAREBANEWS.com- Komunitas One Day One Juz (ODOJ) Palopo berkolaborasi dengan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Luwu Raya menggelar kegiatan Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2020, Minggu (16/2/20).

Kegiatan ini dilakukan serentak di beberapa titik di seluruh Indonesia, Kota Palopo merupakan salah satu titik yang ikut ambil bagian dalam kegiatan yang di awali dengan longmarch.

Ketua Panitia mengatakan, terdapat beberapa rangkaian acara yang dilakukan diantaranya longmarch dari Masjid Agung dan finis di lapangan Pancasila dan dirangkaikan dengan launching ODOJ serta pemberian donasi jilbab kepada masyarakat muslimah Palopo.

“Kegiatan ini di ikuti seluruh Rohani Islam SMP dan SMA, Mahasiswa dan masyarakat umum Kota Palopo. Serta dukungan sejumlah sponsor yang turut mensukseskan kegiatan GEMAR,” Jelas Darma.

Ketua ODOJ Palopo Rahma mengatakan, kegiatan GEMAR ini dilksanakan dengan tujuan untuk mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya Muslimah di Kota Palopo untuk mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh mereka sesuai dalam Surah Al Ahzab : 9.

“Jadi untuk seluruh masyarakat mulimah mari kita menutup aurat sesuai dengan anjuran Islam, karena setiap perbuatan kita akan ada balasan dari Allah swt. Baik buruknya itu tergantung dari perbuatan kita di dunia. Yuk Berjilbab Syar’i,” Tutur Rahma.

Ketua KAMMDA Luwu Raya, Apdal mengatakan, GEMAR dilakukan pertama kali di Kota Palopo semoga di tahun selanjutnya dapat dilaksanakan kembali.

“Lewat kegiatan ini kita berupaya mengajak seluruh masyarakat yang untuk menutup auratnya, semoga kegiatan ini tidak sekedar seremonil saja tapi ada hikmah yang bisa diambil,” Ucap Apdal.

Sementara itu Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso mengapresiasi kegiatan GEMAR. Menurutnya, seorang muslimah atau perempuan yang beragama Islam ketika sudah dewasa wajib hukumnya menggunakan jilbab.

“Semoga pemuda selalu melakukan agenda positif seperti ini, manfaatkan tekhnologi dengan baik. One Day One Juz merupakan kegiatan sangat positif,”Jelas RMB sapaan akrab Wakil Wali Kota Palopo.

” Main HP membutuhkan waktu lebih lama dari pada baca Qur’an satu juz satu hari. Baca Qur’an dengan waktu satu jam memiliki waktu yang banyak untuk khatam, bahkan 30 menit itu bisa khatam juga,”Pungkasnya.

Penulis : Rahma

Editor : One

Tinggalkan Balasan