Demo API Diwarnai Hujan Batu, Petugas Amankan Mahasiswa dan Pelajar SMK di Palopo

oleh -1.193 views

PALOPO | KAREBANEWS.com – Aksi unjuk rasa Aliansi Peduli Indonesia (API) yang sebelumnya berjalan aman dan tertib, berakhir bentrok.

Lemparan batu kearah petugas, mengawali pecahnya kericuhan yang terjadi di depan Gedung DPRD Kota Palopo dan Lapangan Pancasila, hingga petugas terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata kearah mahasiswa.

Kapolres Palopo AKBP. Ardiansyah SIK mengatakan, dalam bentrok tersebut, mengamankan dua orang mahasiswa dan sejumlah pelajar dari salah satu SMK yang sempat bergabung dan berorasi.

“Para pelajar tersebut, sempat kami amankan ke Mapolres Palopo untuk dilakukan pemeriksaan, selanjutnya kita kembalikan kerumah masing-masing,” jelasnya, Senin (30/9) malam tadi.

Kapolres juga menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan oknum mahasiswa yang telah melakukan pengerusakan kawat berduri dan pelemparan batu kearah petugas tanpa sebab yang jelas.

“Saat itu kami hanya mampu bertahan dan mencoba mengurai massa dengan tembakan gas air mata. Akibat kejadian tersebut, satu dari rekan kami terluka parah terkena lemparan batu dibagian pelipis dan kantung mata kirinya,” pungkas Kapolres.

Orang nomor satu dijajaran Polres Palopo itu, berharap kepada para pendemo untuk melakukan aksi rasa secara kondusif.

“Sebagai generasi penerus bangsa yg berintelektual, sudah sepantasnya penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara yang tertib, agar masyarakat tidak terganggu,” tambah Kapolres.

Sebanyak 481 personel gabungan keamanan diturunkan untuk pengamanan yang terdiri dari Brimob, TNI, dan personel Polres Palopo, termasuk BKO dari Toraja, Luwu Utara dan Polres Luwu.

Diketahui, pengunjuk rasa sebelumnya menuntut penolakan Undang-undang KPK, Bubarkan BPJS Kesehatan, dan meminta Presiden RI mengevaluasi dan mencopot Kapolri serta Menkopolhukam. (MI)

Tinggalkan Balasan