Demi Belajar Daring, Pelajar di Kota Palopo Berburu Akses Internet di Sawah

oleh -44 views

KAREBANEWS.COM- Pelajar di kelurahan Padang Lambe, Kec. Wara Barat, Kota Palopo terpaksa harus belajar ditengah sawah.

Hal ini mereka lakukan, lantaran akses internet yang memadai hanya berada di titik area persawahan itu saja.

Demi memenuhi pendidikan, mereka berjalan kaki sejauh 1 km dengan melewati pematang sawah, hanya untuk mencari spot untuk mengakses internet.

Hal ini harus mereka lakukan demi mendapatkan koneksi internet, agar bisa mengikuti pembelajaran daring yang berlaku selama masa Covid-19.

“Sejak 6 bulan lalu, kami belajar daring di tempat ini lantaran di rumah atau tempat lainnya tidak ada koneksi internet,” papar Puput, saat dijumpai di lokasi.

Puput menuturkan, ia bersama teman lainnya harus berkemas pagi-pagi, agar tidak ketinggalan pembelajaran.

“Sekitar jam 07.00 pagi, kami sudah berada disini bersiap mengerjakan tugas sekolah dan menerima pembelajaran daring di siang hari,” tuturnya.

Di tengah areal persawahan ini, terdapat dua pondok yang di manfaatkan untuk belajar daring, baik pelajar SD, SMP, SMA hingga Mahasiswa.

Tak jarang mereka harus naik ke atas plafon agar untuk mendapatkan sinyal internet yang lebih bagus.

“Kadang jaringan lambat dan koneksi terputus, tapi kami tetap syukuri karena masih ada tempat untuk belajar. Semoga pemerintah segera membangun tower jaringan disini,” tutup Puput.

Sekretaris Kelurahan Padang Lambe, Nurhaq Iqbal mengatakan, wilayah Padang Lambe termasuk salah satu wilayah yang dikategorikan blanspot atau tanpa internet.

“Hanya tempat ini yang bisa didapat jaringan internet, jadi mereka belajar daring di tempat ini,” jelas Nurhaq.

Nurhaq mengatakan, sudah mengusulkan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan salah satu provider untuk dibangunkan jaringan komunikasi telepon dan internet.

“Kami berharap dari pihak terkait dapat membantu merealisasikan pembangunan tower yang beberapa waktu lalu kami usulkan,” tutur Nurhaq.

Ia menambahkan bahwa, sebelum adanya Covid-19, wilayah ini memang sulit internet karena berada di balik gunung dan dikelilingi pegunungan.

Kelurahan Padang Lambe sendiri dapat ditempuh dari pusat Kota Palopo sejauh 25 kilometer atau sekitar 30 menit, dengan jumlah penduduk 368 KK atau 1.381 jiwa.

(MAYA)

Tinggalkan Balasan