BPK Sebut Audit Keuangan Kemenpora Wajar Dengan Pengecualian

oleh -144 views

PALOPO | KAREBANEWS. com – Menpora Imam Nahrawi resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi terkait dana hibah KONI.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi menyarankan, penggunaan satuan kerja (satker) khusus untuk dana hibah KONI.

” Hibah sebenarnya boleh saja, tapi untuk KONI sebaiknya pakai satker sendiri. Nanti BPK merekomendasikan soal itu, ” Tutur Moermahadi Soerja Djanegara kepada wartawan di istana, dikutip dari detik.Com, Kamis (19/9/19).

Data BPK menyebutkan Kemenpora termasuk empat kementerian / lembaga yang mendapat Opini Wajar dengan Pengecualian (WDP)

Moermahadi menyebutkan, terdapat laporan pertanggungjawaban keuangan Kemenpora yang menjadi catatan. Namun, dirinya enggan mengaitkan kasus suap dana hibah KONI yang menjerat Menpora Imam Nahrawi.

” Nggak, bukan itu, kalau itu tidak dikaitkan dengan itu. Laporan keuangan sesuai dengan standar. Tapi memang ada beberapa masalah pertanggungjawaban, ” Pungkasnya.

Sebelumnya KPK memaparkan dugaan penyimpangan dana hibah KONI yang menyeret nama Imam Nahrawi. KPK menyebut pengajuan dana oleh KONI diduga tidak didasarkan pada kondisi sebenarnya.

(One)

Tinggalkan Balasan