BNN Palopo Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Pekanbaru, Barang Bukti 168,7 Gram

oleh -146 views

PALOPO|KAREBANEWS.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, menggelar Press Release terkait penangkapan pelaku peredaran Narkotika jenis sabu, Rabu (08/07/20).

Paket sabu ini dibeli dari Pekanbaru dan dikirim melalui jasa pengiriman barang ke Kota Palopo. Untuk menghindari kecurigaan, paket sabu dikemas kedalam pasta gigi.

“Alamat dicantumkan pengiriman dari apotik Pekanbaru dengan penerima atas nama Agung Prayoga beralamat di Jl. Andi Kati, Kelurahan Salotellue,”ungkap Kepala BNN Palopo, AKP Ustin Pangarian.

Setelah dilakukan penyelidikan nama tersebut tidak ada, sementara paket yang mengatasnamakan nama Agung Prayoga sudah sering masuk ke jasa pengiriman.

Pihak BNN kemudian melakukan interogasi terhadap pelaku MA alias MR yang terlebih dahulu diamankan. Informasi diperoleh bahwa paket tersebut akan dijemput oleh rekannya HF alias HEP.

“Pelaku HF akhirnya berhasil kita ringkus saat hendak mengambil paket dan barang bukti berhasil diamankan berupa sabu 168,7120 gram,” jelas Ustin Pangarian.

Saat diinterogasi pelaku MA mengaku hanya suruhan dari HF untuk mengambil paket sabu, dengan imbalan 50 ribu hingga 1 juta rupiah.

“MA sudah empat kali menjemput paket atas suruhan HF,” beber AKP Ustin.

HF sendiri disergap dirumahnya, namun sempat melarikan diri dan sembunyi didalam sumur tua.

“Dia lompat dari atas lantai 2 kemudian masuk dalam sumur,”paparnya.

HF mengaku membeli sabu dari rekannya AAN (DPO) di Pekanbaru, dengan jumlah pesanan minimal 12 gram dengan keuntungan Rp. 2.500.000 hingga Rp. 5.000.000.

“Keduanya terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara,”pungka AKP Ustin.

Dengan adanya kejadian tersebut, masyarakat diharapkan terus melakukan kampanye stop narkoba dan melaporkannya apabila mengetahui peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

(MAYA)

Tinggalkan Balasan