,

Angka Kemiskinan Tembus 13,22 Persen Akibat Pandemi

oleh -71 views

JAKARTA|KAREBANEWS.com- Angka kemiskinan di Indonesia mengalami kenaikan sebanyak 4 persen berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos) yang diakibatkan pandemi Covid-19. 

Hal tersebut diungkapkan Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam rapat koordinasi (rakor) Program Keluarga Harapan (PKH) melalui video conference, Rabu (3/6/2020).

“Tentunya dengan pandemi Covid-19 ini, angka kemiskinan kita pasti naik. Beberapa angka yang kita lihat antara lain naiknya sampai kurang lebih 4 persen,” ujar Juliari, Rabu (3/6/2020).

Sebelum virus corona terjadi di Indonesia, angka kemiskinan tercatat sebanyak 9,22 persen. Dengan penambahan tersebut otomatis total angka kemiskinan Indonesia telah mencapai 13,22 persen.

“Artinya dari 9,22 tambah 4 menjadi 13 persen. Ini merupakan kenaikan yang luar biasa,” kata Mensos Juliari.

Juliari juga memprediksi kenaikan angka kemiskinan tersebut akan berdampak pada peningkatan target penyaluran bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2021.

“Apabila ini terjadi, kita harus siap menjalankan tugas tersebut, tentunya dengan sepenuh hati,” ungkapnya.

Juliari menyatakan pemerintah tidak hanya akan menaikan target jumlah keluarga penerima manfaat PKH akibat naiknya angka kemiskinan di Indonesia. Melainkan juga akan memastikan bahwa mereka tetap menerima kualitas pelayanan dari keluarga penerima manfaat sebelumnya.

“Tentunya tidak hanya sekedar menaikan jumlahnya, tapi kita akan pastikan mereka mendapatkan pelayanan yang sama kualitasnya dengan para penerima manfaat yang sebelumnya,” jelas Mensos.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Indonesia pada September 2019 sebesar 9,22 persen.

Namun demikian, angka kemiskinan ini tersebut terus merangkak naik seiring dengan mulai mewabahnya virus corona di Indonesia pada awal Maret 2020.

(Sumber Kompas.com) 

Tinggalkan Balasan