Anaknya HB Beri Bantuan Kepada Keluarga Yang Tinggal Di Gubuk Berdinding Terpal

oleh -606 views

KAREBANEWS – Sepasang kakek nenek yg tinggal di sebuah gubuk berdinding terpal bersama kedua cucunya, yang berlokasi di samping lapangan futsal Sinar Setuju, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo, mendapat kunjungan dari Anaknya HB, Minggu (14/02/2021) malam.

Seperti yang sudah diberitakan di beberapa media, Mareng (68) dan isterinya Sulastri (60) bersama kedua cucunya tinggal di gubuk yang berdinding terpal, berlantai tanah yang dibangun di atas tanah yang bukan miliknya.

Dalam pengakuannya yang diberitakan di beberapa media, Sulastri mengatakan dirinya bersama suami beserta dua orang cucunya, sudah lima bulan tinggal di gubuk yang berukuran 5 x 5 meter ini.

Pada malam hari, mereka hanya diterangi sebuah pelita. Bahkan kebutuhan air bersih untuk dikonsumsi pun setiap harinya, hanya mengambil dari tetangga.

Sementara sang suami Mareng, saat ini sudah tidak sanggup untuk bekerja seperti dulu lagi.

Untuk itu setelah melihat beberapa media yang memberitakan tentang keluarga ini, dengan sigap Anaknya HB tergerak hatinya segera turun ke lokasi yang dimaksud, untuk menyalurkan bantuan berupa beras, mie instan dan telur kepada keluarga ini.

“Apa yang kami lakukan ini karena selalu mengingat nasehat dari Ayah HB. Beliau selalu mengatakan, ketika kalian mendengar dan melihat ada saudara kita yang lagi kesusahan, segeralah bantu mereka. Apapun bentuk bantuan itu, yang penting dapat sedikit meringankan beban mereka. Itulah yg menggerakkan kami untuk segera datang ke kediaman keluarga ini,” ujar salah seorang Anaknya HB.

“Alhamdulillah kami dari Anaknya HB masih diberi kesempatan untuk bisa membantu saudara kita. Nilainya tidak seberapa tetapi kami berharap semoga dapat membantu meringankan sedikit beban kehidupan pak Mareng sekeluarga,” pungkasnya.

Di Kota Palopo Anaknya HB dikenal sebagai komunitas anak muda yang selama ini memiliki kedekatan emosional dengan sosok Haidir Basir.

(NA)

Tinggalkan Balasan